Connect with us

News

Caleg Gerindra Ervin Luthfi Gugat SK KPU Yang Tetapkan Mulan Jameela Sebagai Anggota DPR

Published

on

Jakarta, dNewsstar.com – Bersama kuasa hukumnya, calon legeslatif dari Partai Gerindra Ervin Luthfi mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta, atas perubahan Surat Keputusan KPU yang menetapkan Mulan Jameela sebagai anggota DPR RI dalam pemilu 2019, menggantikan dirinya.

Ervin menyayangkan keputusan partai yang memberhentikan dirinya sebagai langkah administrasi pelaksanaan keputusan Pengadilan Negara Jakarta Selatan, atas gugatan bahwa partai Gerindra berhak menetapkan penggugat sebagai anggota legislative, yang di menangkan oleh Mulan Jameela.

Ervin luthfi, calon legislatif dari partai Gerindra yang menang perolehan suara terbanyak, dan sebelumnya telah di tetapkan sebagai anggota legislatif terpilih oleh KPU, kini bersama kuasa hukumnya, harus mengajukan gugatan ke PTUN Jakarta, di Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur, (23/9). karena Surat Keputusan KPU sebelumnya telah di batalkan dan di ganti SK KPU yang di keluarkan tanggal 16 September, yang menetapkan Mulan Jameela sebagai anggota DPR RI, menggantikan 2 Caleg yang memperoleh suara terbanyak yakni Ervin Luthfi dan Fahrul Rozi.

Menurut kuasa hukum penggugat Amin Fahrudin, Surat Keputusan KPU di keluarkan berdasarkan tiga surat dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra, tentang pemberhentian keanggotaan Ervin dari partai sebagai langkah administrasi pelaksanaan putusan pengadilan negeri, atas gugatan yang di ajukan Mulan Jameela, terkait partai gerindra berhak menetapkan penggugat sebagai anggota legislative”, Ujarnya.

“Berdasarkan surat keputusan tersebut, Ervin caleg Partai Grindra yang seharusnya ikut di lantik sebagai anggota DPR RI pada bulan oktober nanti merasa di rugikan, Ervin sendiri merupakan caleg dengan perolehan suara terbesat ketiga di partai gerindra dari dapil sebelas jawa barat”, Ujar Amin Fahrudin.

Atas pemberhentian sebagai anggota partai Gerindra. Menurut Ervin sejauh ini tidak ada pemberitahuan dari pengurus partai terkait kasalahan yang di lakukan, bahkan dirinya juga tidak pernah di panggil Dewan Majelis Kehormatan Partai Gerindra.

Selain menggugat SK KPU, Ervin juga akan menggugat keputusan partai Gerindra yang memberhentikan dirinya atas dasar langkah administrasi pelaksanaan putusan Pengadilan Negeri, ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sebagai pihak yang di rugikan atas keputusan tersebut. (Nn)

Continue Reading